Showing posts with label anti virus. Show all posts
Showing posts with label anti virus. Show all posts

Sunday, July 19, 2015

Terapi Kanker tingkat Lanjut

Dr. Osamu MIZUKAMI adalah pemilik Klinik Promosi Kesehatan di Tokyo (Healath Promotion Clinic, Tokyo). Klinik itu disebutnya sebagai tempat pengobatan komplementer, terutama untuk pada penderita kanker stadium lanjut. beliau telah menangani lebih dari 4000 pasien kanker dan 90% diantaranya menderita berbagai macam kanker tingkat lanjut.
 
Alasan Dr Mizukami mendirikan klinik komplementer adalah karena kekecewaannya kepada obat-obat kanker konvensional yang tidak mampu menyembuhkan penyakit kanker. Demikian juga beberapa tindakan medis penanganan kanker seperti operasi, kemoterapi dan radio-terapi. Hal itu beliau sadari sejak masih mahasiswa kedokteran. Rasa penasaran itu akhirnya menumbuhkan niat mulia Dr Mizukami setelah menggunakan propolis.

Saturday, December 27, 2014

Keringet Tawon

Email:From: Iswandi Anas Subject: Re: [linkers] makasih sarannya…To: ipb-link@yahoogroup s.comDate: Saturday, June 21, 2008, 10:02 PM
KDP bisa jualan KT karena beliau membutuhkan KT ah ah ah kalau nggak pakai KT maka KDP asli nggak akan berfungsi dengan baik ah ah ah.
Salam, IAC

Jawaban KDP:Yak betul… memang keluarga KDP perlu KT untuk menjaga dan memelihara kesehatan bersama. Komunikasi lancar, penuh ceria. Hidup mulia dan tumanja…. ha ha hahaaa…

Tuesday, August 2, 2011

Propolis sebagai Anti Mikroba


Banyak peneliti telah menyelidiki aktivitas antibakteri dari propolis dan ekstraknya terhadap strain Gram-positif dan Gram-negatif dan mereka menemukan bahwa propolis mempunyai aktivitas antibakteri terhadap berbagai baksil (bakteri berbentuk batang) Gram-positif tetapi memiliki kegiatan terbatas terhadap baksil Gram-negatif (Vokhonina et al, 1969; Akopyan et al, 1970;. Grecianu dan Enciu, 1976). Ugur dan Arslan (2004) menyelidiki aktivitas antibakteri dan antijamur dari ekstrak aseton dan ekstrak sulfoxide dimetil (DMSO) dari 45 macam sampel propolis dari propinsi Mugla Turki. Mereka menemukan bahwa aktivitas antimikroba propolis sangat bervariasi tergantung pada sampel propolis, dosis propolis, dan ekstraksi pelarut untuk semua sampel propolis yang diuji. Aktivitas antimikroba semua sampel propolis meningkat dengan meningkatnya dosis tanpa mencapai titik jenuh pada dosis tertinggi yang diuji. Kecuali untuk Brucella melitensis, yang DMSO ekstrak semua sampel propolis lebih aktif daripada ekstrak aseton sampel yang sama. Untuk B. melitensis, ekstrak aseton propolis dari semua sampel menunjukkan aktivitas yang lebih kuat. Mikroorganisme yang paling sensitif terhadap propolis adalah Shigella sonnei dalam kelompok Gram-negatif dan Streptococcus mutan di-Gram positif. Antibiotik standar digunakan sebagai pembanding dan hasilnya menunjukkan bahwa propolis sampel dari propinsi Mugla Turki memiliki efek penghambatan yang sama atau lebih besar pada S. mutans, Salmonella typhi, Pseudomonas aeruginosa, dan S. sonnei.

Tuesday, July 15, 2008

Es Jahe Merah Propolis

PENGUNJUNG “Blog Keringettawon” sekalian, sebagai negara tropika basah, Indonesia sungguh kaya akan sumberdaya hayati, terutama untuk tanaman-tanaman berkhasiat, membuat orang Indonesia jika membuat ramuan jejamuan tidak perlu menambahkan bahan-bahan yang aneh-aneh dan tidak masuk akal, seperti ‘taring macan’, tangkur buaya, cula badak dan lain-lain. Karena Indonesia kaya akan temu-temuan (Zingeberaceae), Piperaceae (keluarga sirih-sirihan) dan berbagai tanaman yang melata di permukaan tanah yang memiliki khasiat sebagai tanaman kesehatan.

Thursday, January 24, 2008

Kegunaan Melia Propolis

Kegunaan Melia Propolis bagi manusia meliputi:
  1. Suplementasi. Melia Propolis sebagai nutrisi suplemen
    mengandung:
    a. Semua jenis vitamin, kecuali vitamin K
    b. Semua mineral kecuali sulfur
    c. 16 macam rantai asam amino
    d. Bioflavonoid (zat anti oksidan alami yang sangat kuat)
  2. Penyembuhan. Secara garis besar fungsi Melia Propolis sebagai
    penyembuh dan pencegah berbagai penyakit adalah sebagai
    berikut:
    a. Anti virus, anti bakteri dan anti jamur: flu, demam
    berdarah, polio, diare, thypus, keputihan, eksim, panu,
    kadas, kurap, dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh
    virus, bakteri atau jamur.
    b. Anti peradangan: maag, radang usus, radang tenggorokan,
    pegal-pegal, rheumatik, gangguan ginjal, wasir, sakit gigi dan
    lain-lain peradangan dan luka.
    c. Anti Alergi: asthma dan berbagai penyakit alergi lainnya.
    d. Anti Kanker: kanker, tumor, keloid, kista, mium dan
    lain-lain penyakit akibat gangguan sel.
    e. Penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan
    pembuluh darah dan sistem kelenjar
    : asam urat,
    kolesterol, trigliserin, diabetes, stroke, jantung, ginjal
    dan lain-lain penyakit terkait dengan sistem pembuluh
    dan kelenjar. [ ]