Singkatnya, bau napas tidak sedap terkait erat dengan aktivitas bakteri pembusuk di dalam rongga mulut dan saluran pencernakan dan saluran pernapasan. Bak tak sedap dapat muncul karena berbagai penyakit degeneratif (penyakit sistemik) seperti ‘ketosis’, trigliserin tinggi dan lain-lain. Selama berpuasa, gejala HALITOSIS sangat umum terjadi pada orang-orang yang berpuasa. Tetapi adakah jamu, obat atau herbal yang dapat menjaga kesegaran mulut selama berpuasa?
PROPOLIS merupakan antibiotik alami yang multidimensi dan sangat kuat. Selain itu propolis juga sudah sangat dikenal sebagai anioksidan yang dapat memperbaiki saluran peredaran darah dan meregenerasi sel-sel jaringan tubuh. Dengan demikian mengonsumsi propolis secara teratur selama berpuasa dapat menjaga kebugaran dan menanggulangi HALITOSIS.
Cara mengonsumsi Propolis selama berpuasa:
- Membatalkan puasa (ketika berbuka); awalilah dengan 1/4 gelas air putih yang ditetesi 3 – 5 tetes propolis, kumur-kumurkan secara merata ke seluruh rongga mulut, baru ditelan. Setelah itu baru melanjutkan kegiatan berbuka puasa.
- Menjelang Imsak. Tutuplah makan sahur dengan berkumur 1/4 gelas air putih yang ditetesi 3-5 tetes propolis. Berkumurlah secara merata, terutama pada bagian belakang rongga mulut.
Silakan pesan propolis sekarang juga. Sempurnakan puasa Anda dengan kebugaran dan kesegaran napas.
Pesan propolis, silakan klik: http://propbiyang.com/wp02/?page_id=132
Selamat Menjalankan Ibadah Ramadhan,

0 comments:
Post a Comment