Pages

Thursday, March 18, 2010

RAHIDIN

Rahidin semula tukang rokok gerobakan yang mangkal di pintu masuk Kompleks Taman Yasmin - Bogor dari Cilendek. Suatu ketika pelanggannya memperkenalkan PROPOLIS dari PT Melia Nature Indonesia. Sebagai tukang rokok yang pernah gagal dalam bisnis MLM, tentu saja dia menolak untuk jadi member. Apalagi di PT MNI ini setiap member baru wajib membeli produk minimal 1 paket Rp 550,000.

Untung bahwa calon sponsornya bijak, dia mampu membaca dan mengukur cara bagaimana agar Pak Rahidin dapat menjadi member dan memperoleh penghasilan yang lumayan. Maka diputuskan Pak Rahidin didaftarkan dan dipinjami produk untuk dijual secara eceran. Setiap laku satu botol maka Pak Rahidin untung Rp 20,000. Setiap habis 1 paket (7 botol propolis) maka nama Pak Rahidin didaftarkan lagi. Dalam waktu tidak begitu lama, Pak Rahidin punya 5 unit bisnis. Setelah itu baru Pak Rahidin melakukan prospek. Namun lagi-lagi dengan cara eceran. Dengan begitu pun bonus sponsor dan bonus harian dapat mencapai hampir Rp 500,000 setiap hari.

Sayang bahwa karena sangat ingin segera meningkat bonusnya, Pak Rahidin kemakan promosi leader PT MNI untuk mencari member baru yang membeli langsung 7 paket. Tidak sadar bahwa dia sendiri pun baru mempunyai 5 unit bisnis (membeli 5 paket) secara angsuran atau mencicil dengan jualan eceran. Akhirnya bukan member baru dia dapat, justru bonus harian tidak dia terima sama sekali selama 6 bulan. Sampai akhirnya gerobak rokok dia buka lagi.

Untung, upline-nya mendatangi dan mengajari lagi untuk jualan propolis secara botolan. Sehari laku 3 botol saja, maka dalam dua hari pasti ada tambahan unit bisnis dan dia untung Rp 60,000 sehari. Dengan mengulangi cara lamanya, maka bonus mulai ada lagi sejak Februari 2010.

Inilah pernyataan Pak Rahidin: "Saya salah gaul nih, Pak. Sudah tahu cuma dagang rokok yang sudah dipanggil anaknya 'Ayah' kok neko-neko, ya... he he he he... Maka dari itu, lihat dulu lingkungan mana yang bakal mendukung keberhasilan kita. Kalau pergaulannya di tingkat eceran, yaaa ngapain cari yang paketan.. gitu ya, Pak?" Saya hanya tertawa-tawa melihat Rahidin Tukang Rokok yang akhirnya menjalani apa yang pernah saya sampaikan: "Jangan tinggalkan begitu saja, Gerobak Rokok Sampeyan,... karena dari gerobak itulah Pak Rahidin kenal PROPOLIS yang sekarang telah mengubah kehidupan keluarga Sampeyan..." itu yang pernah saya nasihatan sekitar setahun yang lalu ketika Pak Rahidin ngajak balapan, cepet-cepetan beli mobil dari bisnis PT MNI dan berniat meninggalkan gerobak rokoknya.

Mari yang ingin menolong orang-orang seperti Rahidin, segera bergabung bersama kami. Klik saja http://propbiyang.com/wp02/?page_id=394. Kami yakin banyak Rahidin-Rahidin dilingkungan Anda semua, dan saya sudah merasakan betapa 'nikmatnya' dapat menolong orang lain menjadi lebih sejahtera. Yakinlah bahwa diantara kekayaan yang kita miliki selalu ada bagian yang LEBIH DIBUTUHKAN oleh orang lain. Maka berikanlah bagian itu dengan cara yang bijak melalui membership MLM PT MNI. [nuhun]

0 comments: